A. PERSYARATAN PERUBAHAN PERUNTUKAN TANAH WAKAF 

  1. Surat permohonan Nazhir kepada KUA setempat tentang  perubahan peruntukan harta benda wakaf untuk diteruskan kepada BWI dengan menyebutkan alasan-alasannya
    1. Alasan-alasan perubahan peruntukan harta benda wakaf sebagai berikut :
      • Harta benda wakaf  ternyata tidak dapat dipergunakan sesuai dengan peruntukan yang dinyatakan dalam Akta Ikrar Wakaf;
      • Harta benda wakaf tersebut dipergunakan  kepentingan keagamaan dan kemaslahatan umat yang lebih bermanfaat dan/atau produktif       
  2. Fotokopi AIW/APAIW (legalisir Camat atau Notaris)
  3. Fotokopi Setifikat Wakaf (legalisir Camat atau Notaris);
  4. Fotokopi Surat pengesahan Nazhir (legalisir KUA) ;
  5. Seluruh Persyaratan dibuat rangkap 2 (dua) 

B. ALUR PELAYANAN PERUBAHAN PERUNTUKAN HARTA BENDA WAKAF 

  1. Nazhir menghadap KUA (PPAIW)  dengan  membawa  persyaratan sebagaimana diatas
  2. Petugas memverifikasi data  (Bila  data lengkap proses  berlanjut dan apabila data belum lengkap  maka harus  melengkapi   proses   menunggu  sampai persyaratan lengkap)
  3. Entri  data  dan cetak Surat Pengantar Permohonan Perubahan Peruntukan harta benda wakaf dari KUA yang ditujukan kepada BWI
  4. Penandatangan, stempel dan penyerahan/pengiriman ke BWI
  5. Pengarsipan 

C. PROSES REKOMENDASI BWI DAN KANKEMENAG KABUPATEN/KOTA 

D. DASAR HUKUM 

  1. UU 41 Tahun 2004
  2. PP 42 Tahun 2006
  3. Peratutan BWI NO. 3 Tahun 2012 
Live Chat Online
Memuat...